Stupa Candi Borobudur

25 03 2010

Dalam pengertian agama Budha, stupa merupakan tempat untuk menyimpan abu Sang Budha. Di India tidak ditemukan bangunan stupa yang bertingkat-tingkat karena hanya mempunyai satu fungsi itu saja. Sedang di Jawa, stupa bertingkat-tingkat sebagaimana Borobudur melambangkan filsafat Dasabodhisatwabhumi selain berfungsi menyimpan abu Budha. Paling tidak Dr. Casparis dalam tesisnya menyebutkan bahwa bangunan bertingkat Borobudur merupakan makam raja-raja Dinasti Syailendra.

Stupa yang ada di candi Borobudur dibagi menjadi tiga macam, yaitu.

1)      Stupa Induk

Stupa induk berukuran lebih besar dari stupa-stupa yang lain dan terletak di puncak sebagai mahkota dari seluruh monumen bangunan candi Borobudur. Stupa induk ini mempunyai garis tengah 9,90 m dan tinggi stupa sampai bagian bawah pinakel 7 meter. Di atas puncak dahulunya diberi payung (charta) bertingkat tiga (sekarang tidak terdapat lagi). Stupa induk ini tertutup rapat, sehingga orang tidak bisa melihat bagian dalamnya. Di dalamnya terdapat ruangan yang sekarang tidak berisi.

Pada buku “Candi Borobudur” Pustaka Jaya, DR. Soekmono menuliskan antara lain, puncak stupa yang sekaran ini tidak lengkap lagi. Sudah pernah diusahakan suatu rekontruksi dan menghasilkan gambaran, dahulu ada 3 susunan payung yang mengiasi puncaknya. Rekontruksi itu kemudian dibongkar lagi karena banyak keragua, dimungkinkan batu-batu tersebut yang ditemukan terlalu sedikit, sehingga tidak ada suatu kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Stupa induk ini tertutup rapat sehingga orang tidak bisa melihat bagian dalamnya. Drs. Soediman dalam bukunya “Borobudur Keajaiban Dunia” menerangkan antara lain. Di dalamnya terdapat ruangan yang sekarang tidak berisis. Ada pendapat yang mengatakan ruangan tersebut untuk menyimpan arca atau relief, tetapi pendapat itu masih diragukan kebenaranya, kerena sewaktu diadakan penyelidikan mengenai isi dari stupa induk oleh Residen Kedo Hartman pada tahun 1842 sama sekali tidak dibuat laporan tertulis, sehingga semua pendapat mengenai stupa induk itu hanyalah dugaan belaka.

Stupa induk yang berada di tengah-tengah dan paling atas, merupakan penghias bangunan Candi Borobudur yang anggun dan mempesona. Nampak juga stupa berlubang yang pada bagian dalamnya terdapat patung Budha, stupa teras II dan stupa teras III, sedangkan stupa teras I tidak terlihat.

2)      Stupa Berlubang

Stupa berlubang atau terawang adalah stupa yang terdapat pada teras bundar I, II, dan III dimana didalamnya terdapat 72 buah yang terinci menjadi:

(1)   teras bundar pertama terdapat                        : 32 stupa berlubang;

(2)   teras bundar kedua terdapat               : 24 stupa berlubang;

(3)   teras bundar ketiga terdapat               : 16 stupa berlubang;

jumlahnya                                            : 72 stupa berlubang.

3)      Stupa Kecil

Stupa kecil bentuknya hampir sama dengan stupa lainnya, hanya saja perbedaan yang menonjol adalah dalam ukurannya yang lebih kecil dari stupa yang lainnya. Stupa ini seolah menjadi hiasan dari seluruh bangunan candi. Keberadaan stupa ini menempati puncak dari relung-relung pada langkan II sampai langkan V, sedangkan pada langkan I sebagian berupa keben dan sebagian berupa stupa kecil, jumlah stupa kecil ada 1472 buah stupa.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: